Visi
Terwujudnya Peserta Didik yang Religius, Disiplin dan menguasai IPTEK dalam menyongsong generasi emas di tahun 2045.
Misi
- Menanamkan karakter religius dan berakhlak mulia melalui pembiasaan keagamaan serta penguatan nilai moral dalam kehidupan sekolah.
- Mewujudkan budaya disiplin dan tanggung jawab melalui tata tertib yang konsisten dan pembiasaan perilaku positif.
- Meningkatkan penguasaan IPTEK dan literasi digital melalui pembelajaran inovatif dan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar.
- Membangun lingkungan belajar yang aman, kolaboratif, dan berorientasi pada keterampilan abad 21 untuk menyiapkan Generasi Emas 2045.
Tujuan
- Menumbuhkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui pembiasaan ibadah yang konsisten, cinta terhadap kitab suci (Al-Qur’an), serta kemampuan berdakwah secara bijak dan santun dalam kehidupan sehari-hari.
- Membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, santun, dan disiplin, yang tercermin dalam sikap hormat kepada guru dan orang tua, kepatuhan terhadap aturan sekolah, serta memiliki jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial terhadap sesama.
- Mengembangkan kemampuan intelektual dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) melalui proses pembelajaran yang aktif, kreatif, kolaboratif, dan inovatif berbasis kurikulum merdeka serta integrasi antara kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler inovatif berbasis kurikulum merdeka serta integrasi antara kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler.
- Menyiapkan peserta didik agar mampu bersaing secara global dengan meningkatkan literasi digital, numerasi, dan kemampuan berpikir kritis serta problem solving yang diperlukan di abad ke-21.
- Membangun jejaring kemitraan strategis dengan perguruan tinggi dan institusi terkait dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran, pelatihan keterampilan, dan pemetaan karier siswa untuk masa depan yang lebih baik.
- Mewujudkan budaya sekolah yang religius dan disiplin, baik dalam perilaku maupun dalam manajemen waktu dan kegiatan belajar, sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pencapaian prestasi akademik maupun non-akademik.
Sasaran
- Terwujudnya insan yang taat beribadah di dalam dan di luar sekolah.
- Terwujudnya insan yang fasih dalam baca tulis dan memahami kitab suci.
- Terwujudnya insan yang pandai dalam menyampaikan ajaran agama di dalam dan di luar sekolah.
- Terwujudnya peserta didik yang memiliki sikap dan etika yang baik.
- Terwujudnya peserta didik yang patuh terhadap tata tertib sekolah.
- Terwujudnya peserta didik yang siap menjadi pemimpin.
- Terwujudnya peserta didik yang siap kerja.
- Terwujudnya sinkronisasi antara pelajaran normatif, adaptif dan produktif dengan praktik teaching factory dan technopreneur.
- Terwujudnya sekolah kejuruan yang menyediakan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri.
Strategi
- Melakukan pembiasaan ibadah kepada peserta didik
- Memberikan pengetahuan kitab suci
- Mengadakan kajian dan acara keagamaan
- Memberikan pembiasaan perilaku kepada peserta didik
- Melakukan kontrol kepada peserta didik terhadap tata tertib sekolah
- Memberikan pelatihan kepemimpinan kepada peserta didik
- Memberikan pelatihan kompetensi kepada peserta didik
- Implementasi keahlian dengan berbagai kegiatan dan usaha sekolah
- Memberikan kriteria keahlian sesuai dengan kebutuhan dunia industri
Program Kerja Religius
- Pelaksanaan shalat dhuha di sekolah
- Pelaksanaan shalat wajib berjamaah di sekolah
- Pelaksanaan shalat jumat berjamaah di sekolah
- Pembacaan surat-surat pendek sebelum pembelajaran
- Pembacaan surat Yasin setiap hari jumat pagi
- Pelatihan baca tulis dan pemahaman kitab suci
- Pelatihan khutbah jumat
- Pelatihan berbicara di depan umum
- Pelaksanaan pesantren kilat
- Pelaksanaan acara Maulid Nabi Muhammad SAW.
- Pelaksanaan acara idul adha
- Pelaksanaan Santunan anak yatim
- Pelaksanaan Kajian agama di dalam sekolah
- Pelaksanaan Kajian agama antar sekolah
Program Kerja Disiplin
- Kontroling terhadap perilaku peserta didik
- Motivasi dan himbauan guru bimbingan konseling
- Fasilitas konseling peserta didik bermasalah
- Pemeriksaan atribut sekolah setiap pagi
- Kontroling terhadap kehadiran peserta didik
- Patroli keamanan dan ketertiban sekolah
- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
- Latihan Dasar kepemimpinan Siswa
- Pengarahan dari pihak kepolisian